Sempat Ditangkap, Profesor Afghanistan Pengkritik Taliban Dibebaskan

Rabu, 12 Januari 2022 - 04:14 WIB
Putrinya mengatakan Jalal, berusia akhir 50-an, telah menolak tawaran untuk meninggalkan negara itu setelah Taliban merebut kekuasaan, sebagian besar hidup dalam persembunyian di Kabul sementara keluarganya melarikan diri ke Eropa.

Seorang profesor lama hukum dan ilmu politik di Universitas Kabul, Jalal telah mendapatkan reputasi sebagai kritikus para pemimpin Afghanistan selama beberapa dekade terakhir.

Sejak pengambilalihan mereka, kelompok Islam garis keras telah menindak perbedaan pendapat, dengan paksa membubarkan protes hak-hak perempuan dan secara singkat menahan beberapa wartawan Afghanistan.

Baca juga: Taliban Resmi Rekrut Pasukan Bom Bunuh Diri dalam Militer, Ini Tugas Mereka
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!