Memanas, Ukraina Tutup Pelabuhan untuk Kapal Rusia

Minggu, 02 Januari 2022 - 08:44 WIB
Baca juga: Ukraina: AS Tak akan Setuju dengan Penghinaan Terbesar dalam Sejarahnya

Undang-undang baru 'Tentang Transportasi Air Pedalaman' muncul di tengah memburuknya hubungan Rusia-Ukraina yang lebih luas dan klaim oleh Kiev bahwa Moskow mungkin sedang mempersiapkan "invasi".

Pihak berwenang Rusia telah menolak klaim ini, menuduh pemerintah Ukraina dan Barat sengaja memperburuk ketegangan sebagai dalih untuk sanksi baru, serta sebagai cara untuk mengalihkan perhatian publik masing-masing dari masalah internal.

Pada bulan November dan Desember, Ukraina memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan entitas Rusia yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu September untuk Duma Rusia dari Crimea, dan memberlakukan pembatasan pada mereka yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Crimea.

Pada hari Kamis, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan mitranya dari Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa sanksi baru terhadap Rusia oleh Washington atas Ukraina akan menjadi "kesalahan besar" yang dapat merusak hubungan diplomatik.

Baca juga:J atuhkan Sanksi, Putin Ancam Biden dengan Kehancuran Total Hubungan AS-Rusia

Pejabat AS, anggota parlemen dan pakar think tank telah secara terbuka menyerukan pembatasan keras baru terhadap Rusia, dengan beberapa bahkan mengusulkan untuk melakukan "serangan pendahuluan" di bidang keuangan terhadap Moskow dengan memotong negara itu dari sistem pembayaran SWIFT, terlepas dari apakah itu "menyerang" siapa pun.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!