Giliran Jepang Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing
Jum'at, 24 Desember 2021 - 19:20 WIB
Pejabat ini termasuk Seiko Hashimoto, ketua panitia penyelenggara Tokyo 2020, serta ketua panitia Olimpiade dan Paralimpiade domestik.
"Jepang percaya bahwa penting bagi China untuk memastikan kebebasan, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan supremasi hukum, yang merupakan nilai universal masyarakat internasional," kata Matsuno.
Jepang menangani masalah seperti itu dengan China secara langsung di berbagai tingkatan, tambahnya, dengan mengatakan bahwa Olimpiade Tokyo tahun ini menunjukkan Olimpiade dan Paralimpiade adalah perayaan perdamaian dan olahraga yang memberi keberanian kepada dunia.
"Pemerintah Jepang memutuskan tanggapannya terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing dengan mempertimbangkan poin-poin itu, dan memutuskannya sendiri," terangnya.
Baca juga: Protes Olimpiade Beijing, Pelajar Tibet Memborgol Dirinya ke Cincin Olimpiade
Matsuno menegaskan absennya pejabat Jepang tidak dianggap sebagai "istilah khusus" apa pun, yang menunjukkan bahwa pemerintah Jepang tidak menyebut langkah itu sebagai boikot.
"Jepang percaya bahwa penting bagi China untuk memastikan kebebasan, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan supremasi hukum, yang merupakan nilai universal masyarakat internasional," kata Matsuno.
Jepang menangani masalah seperti itu dengan China secara langsung di berbagai tingkatan, tambahnya, dengan mengatakan bahwa Olimpiade Tokyo tahun ini menunjukkan Olimpiade dan Paralimpiade adalah perayaan perdamaian dan olahraga yang memberi keberanian kepada dunia.
"Pemerintah Jepang memutuskan tanggapannya terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing dengan mempertimbangkan poin-poin itu, dan memutuskannya sendiri," terangnya.
Baca juga: Protes Olimpiade Beijing, Pelajar Tibet Memborgol Dirinya ke Cincin Olimpiade
Matsuno menegaskan absennya pejabat Jepang tidak dianggap sebagai "istilah khusus" apa pun, yang menunjukkan bahwa pemerintah Jepang tidak menyebut langkah itu sebagai boikot.
Lihat Juga :