Kapal Induk AS Ini Harganya Rp184,1 T, tapi Sistem Peluncurnya Ngadat

Selasa, 09 Juni 2020 - 12:25 WIB
Menurut dokumen internal Angkatan Laut AS, kerusakan terbaru ini tidak menimbulkan risiko keselamatan penerbangan. "Itu terjadi selama reset manual dari sistem penanganan daya, yang sesuai dengan prosedur saat ini," bunyi dokumen tersebut.

"Angkatan Laut sedang meninjau prosedur-prosedur tersebut dan segala dampak pada sistem dan sampai pemberitahuan lebih lanjut, awak kapal tidak akan menggunakan pengaturan ulang manual," imbuh dokumen Angkatan Laut.

Dalam laporan tahunan pada bulan Januari, penguji Pentagon terus melaporkan kekurangan dan keterbatasan radar kapal, sistem pengawasan peperangan elektronik, dan jaringan data komunikasi antar-kapal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!