Australia Buktikan Rudal Buk Rusia Tembak Jatuh Malaysia Airlines MH17

Selasa, 09 Juni 2020 - 10:53 WIB
Berger mengatakan penyelidikan menemukan tiga bentuk fragmentasi yang unik—ubin, bar dan dasi kupu-kupu—di dalam rudal yang dibongkar di Ukraina.

Para detektif polisi Australia kemudian mencocokkan bentuk-bentuk itu dengan pecahan-pecahan yang ditemukan di tubuh korban, barang-barang dan reruntuhan pesawat.

"Polisi Federal Australia membuat perbandingan visual antara bagian-bagian asing yang ditemukan di satu sisi dan bagian-bagian dari dua rudal Buk tipe 9M38 dan 9M38M1 yang dibongkar di Ukraina di sisi lain," kata Berger di pengadilan, seperti dikutip AAP, Selasa (9/6/2020).

"Dengan melakukan itu, mereka melihat fitur seperti cetakan, tanda pahat (seperti penggilingan) dan sifat magnetik," ujarnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut Belanda Dedy Woei-a-Tsoi mengatakan pemerintah Rusia dan beberapa individu telah menghalangi penyelidikan dengan bukti palsu. (Baca juga: Mahathir: Mana Bukti Rusia Tembak Jatuh Malaysia Airlines MH17? )

"Dalam banyak kasus orang-orang ini tampaknya didorong oleh keinginan akan uang atau perhatian untuk diri mereka sendiri," katanya di pengadilan. "Ada indikasi bahwa beberapa dari orang-orang ini dibayar oleh Federasi Rusia."

Sementara itu, pengacara salah satu terdakwa, Sabine ten Doesschate, mengeluh bahwa pembatasan perjalanan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 telah menghentikan timnya bertemu dengan klien mereka; Pulatov, yang tinggal di Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!