Ukraina Ingin Senjata Nuklir yang Kuat untuk Kalahkan Rusia

Sabtu, 11 Desember 2021 - 05:45 WIB
Dia itu melanjutkan dengan mengutip laporan bahwa jumlah pasukan Ukraina di lapangan telah mencapai 125.000 orang, atau setengah dari seluruh tentara negara itu.

Moskow telah berulang kali menolak tuduhan dari dinas intelijen Ukraina dan laporan di outlet berita Barat bahwa Rusia meningkatkan personelnya di sepanjang perbatasan sebelum meluncurkan serangan terhadap negara Eropa timur itu.

Peskov mengecam klaim tersebut. Dia bersikeras, “Histeria ini, yang sedang diaduk sekarang di media Anglo-Saxon, di media Ukraina, dan didukung para politisi Ukraina yang dipimpin kepala negara (Presiden Volodymyr Zelensky), sama sekali tidak dapat diterima.”

Sebelumnya pada November, juru bicara Kremlin mengatakan, "Pergerakan angkatan bersenjata kita di wilayah kita sendiri seharusnya tidak menjadi perhatian siapa pun dan Rusia bukanlah ancaman atau bahaya bagi negara lain.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!