Intelijen AS Sebut Rusia Berencana Invasi Ukraina dengan 100 Batalyon
Sabtu, 04 Desember 2021 - 14:17 WIB
Pejabat itu menambahkan bahwa rencana tersebut menyerukan pergerakan 100 kelompok batalyon taktis Rusia bersama dengan kendaraan lapis baja, artileri dan peralatan lainnya.
"Pejabat intelijen juga telah melihat peningkatan dalam upaya propaganda Rusia melalui penggunaan proxy dan media untuk merendahkan Ukraina dan NATO menjelang invasi potensial," kata pejabat itu.
Temuan intelijen pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post.
Ditanya tentang temuan intelijen saat ia berangkat ke Camp David pada Jumat malam, Presiden AS Joe Biden mengulangi keprihatinannya tentang provokasi Rusia.
"Kami sudah lama mengetahui tindakan Rusia dan harapan saya adalah kami akan berdiskusi panjang dengan Putin," kata Biden.
Baca juga: Menhan AS Serukan Respons Internasional Jika Rusia Serang Ukraina
"Pejabat intelijen juga telah melihat peningkatan dalam upaya propaganda Rusia melalui penggunaan proxy dan media untuk merendahkan Ukraina dan NATO menjelang invasi potensial," kata pejabat itu.
Temuan intelijen pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post.
Ditanya tentang temuan intelijen saat ia berangkat ke Camp David pada Jumat malam, Presiden AS Joe Biden mengulangi keprihatinannya tentang provokasi Rusia.
"Kami sudah lama mengetahui tindakan Rusia dan harapan saya adalah kami akan berdiskusi panjang dengan Putin," kata Biden.
Baca juga: Menhan AS Serukan Respons Internasional Jika Rusia Serang Ukraina
Lihat Juga :