Pakar PBB Sebut Demonstrasi Adalah Respon atas Rasisme Sistemik di AS
Minggu, 07 Juni 2020 - 21:29 WIB
Mereka kemudian menyatakan, kritik atas tindakan Presiden AS, Donald Trump dalam menanggapi protes. Para pakar menyebut ancaman kekerasan negara lebih banyak menggunakan bahasa yang secara langsung terkait dengan segregasi rasial dari masa lalu bangsa.
"Kami sangat prihatin bahwa bangsa ini berada di ambang respons militer yang menghidupkan kembali ketidakadilan yang telah mendorong orang ke jalan untuk memprotes," ujarnya. ( Baca juga: Dorong Lansia, Dua Polisi AS Dijerat Dakwaan Penyerangan )
Pernyataan itu ditandatangani oleh 66 pakar PBB, termasuk Ahmed Reid yang merupakan Ketua Kelompok Kerja pakar tentang orang-orang keturunan Afrika, Tendayi Achiume yang adalah Pelapor Khusus tentang bentuk-bentuk rasisme kontemporer, diskriminasi rasial, xenofobia dan intoleransi terkait dan David Kaye, Pelapor Khusus pada promosi dan perlindungan hak untuk kebebasan berekspresi.
"Kami sangat prihatin bahwa bangsa ini berada di ambang respons militer yang menghidupkan kembali ketidakadilan yang telah mendorong orang ke jalan untuk memprotes," ujarnya. ( Baca juga: Dorong Lansia, Dua Polisi AS Dijerat Dakwaan Penyerangan )
Pernyataan itu ditandatangani oleh 66 pakar PBB, termasuk Ahmed Reid yang merupakan Ketua Kelompok Kerja pakar tentang orang-orang keturunan Afrika, Tendayi Achiume yang adalah Pelapor Khusus tentang bentuk-bentuk rasisme kontemporer, diskriminasi rasial, xenofobia dan intoleransi terkait dan David Kaye, Pelapor Khusus pada promosi dan perlindungan hak untuk kebebasan berekspresi.
(esn)
Lihat Juga :