Pakar PBB Sebut Demonstrasi Adalah Respon atas Rasisme Sistemik di AS

Minggu, 07 Juni 2020 - 21:29 WIB
loading...
Pakar PBB Sebut Demonstrasi...
Para pakar HAM PBB sebut demonstrasi yang terjadi di AS adalah respons terhadap rasisme sistemik yang memicu kekerasan rasial yang disponsori negara. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Aksi demonstrasi yang terjadi di Amerika Serikat (AS) adalah respons terhadap rasisme sistemik yang memicu kekerasan rasial yang disponsori negara. Hal itu disampaikan oleh para pakar HAM PBB.

"Demonstrasi secara nasional adalah protes terhadap rasisme sistemik yang menghasilkan kekerasan rasial yang disponsori negara dan lisensi impunitas untuk kekerasan ini," ucap para pakar HAM PBB dalam sebuah pernyataan bersama.

"Protes yang disaksikan dunia, adalah penolakan terhadap ketidaksetaraan rasial dan diskriminasi mendasar yang menjadi ciri kehidupan di AS untuk orang kulit hitam, dan orang kulit berwarna lainnya," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (7/6/2020).

( Baca juga: Demonstran di Australia dan Jepang Dukung Gerakan Black Lives Matter )

Mereka kemudian menyatakan, kritik atas tindakan Presiden AS, Donald Trump dalam menanggapi protes. Para pakar menyebut ancaman kekerasan negara lebih banyak menggunakan bahasa yang secara langsung terkait dengan segregasi rasial dari masa lalu bangsa.

"Kami sangat prihatin bahwa bangsa ini berada di ambang respons militer yang menghidupkan kembali ketidakadilan yang telah mendorong orang ke jalan untuk memprotes," ujarnya. ( Baca juga: Dorong Lansia, Dua Polisi AS Dijerat Dakwaan Penyerangan )

Pernyataan itu ditandatangani oleh 66 pakar PBB, termasuk Ahmed Reid yang merupakan Ketua Kelompok Kerja pakar tentang orang-orang keturunan Afrika, Tendayi Achiume yang adalah Pelapor Khusus tentang bentuk-bentuk rasisme kontemporer, diskriminasi rasial, xenofobia dan intoleransi terkait dan David Kaye, Pelapor Khusus pada promosi dan perlindungan hak untuk kebebasan berekspresi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved