Trump Minta 10 Ribu Pasukan Ditempatkan di Washington
Minggu, 07 Juni 2020 - 13:11 WIB
Pejabat itu mengatakan pada hari yang sama, Pentagon mulai membawa 1.600 pasukan aktif ke pangkalan di luar Distrik Columbia. Menjelang sore, Esper dan Milley sedang dalam perjalanan menuju kantor lapangan FBI di Washington, tempat pusat komando militer dan penegakan hukum menanggapi aksi protes tersebut. Dalam perjalanan, mereka menerima telepon untuk datang ke Gedung Putih untuk memberi Presiden update terbaru. (Baca: Demonstrasi Memanas, Pentagon Pindahkan 1.600 Tentara ke Washington )
Namun mereka tidak memberi penjelasan singkat kepada presiden, tetapi mereka diminta untuk tetap tinggal di saat Trump berpidato di Rose Garden dan kemudian menemaninya berjalan-jalan melintasi Lafayette Park ke Gereja St. John.
"Milley yang telah mengenakan pakaian seragam di pagi hari tetapi berubah menjadi seragam tempur karena dia tahu itu akan menjadi malam yang panjang di pusat komando FBI," kata pejabat itu. Tidak ada seorang pun yang menyadari bahwa tujuan dari jalan-jalan itu adalah untuk membuat foto di depan gereja.
Pada hari Rabu pagi, setelah dua malam aksi protes damai, Esper memerintahkan 700 tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 untuk kembali ke Fort Bragg, dan kemudian menyampaikan pernyataan di ruang pengarahan Pentagon bahwa ia menentang penggunaan Undang-Undang Pemberontakan untuk mengirim tentara aktif ke jalan-jalan. (Baca: Menhan AS Tolak Pengerahan Tentara Redam Demonstrasi George Floyd )
"Esper mengatakan di depan umum apa yang dia katakan secara pribadi kepada presiden, tetapi Trump sangat marah kepadanya pada pertemuan Gedung Putih pagi itu," kata pejabat itu.
Namun mereka tidak memberi penjelasan singkat kepada presiden, tetapi mereka diminta untuk tetap tinggal di saat Trump berpidato di Rose Garden dan kemudian menemaninya berjalan-jalan melintasi Lafayette Park ke Gereja St. John.
"Milley yang telah mengenakan pakaian seragam di pagi hari tetapi berubah menjadi seragam tempur karena dia tahu itu akan menjadi malam yang panjang di pusat komando FBI," kata pejabat itu. Tidak ada seorang pun yang menyadari bahwa tujuan dari jalan-jalan itu adalah untuk membuat foto di depan gereja.
Pada hari Rabu pagi, setelah dua malam aksi protes damai, Esper memerintahkan 700 tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 untuk kembali ke Fort Bragg, dan kemudian menyampaikan pernyataan di ruang pengarahan Pentagon bahwa ia menentang penggunaan Undang-Undang Pemberontakan untuk mengirim tentara aktif ke jalan-jalan. (Baca: Menhan AS Tolak Pengerahan Tentara Redam Demonstrasi George Floyd )
"Esper mengatakan di depan umum apa yang dia katakan secara pribadi kepada presiden, tetapi Trump sangat marah kepadanya pada pertemuan Gedung Putih pagi itu," kata pejabat itu.
Lihat Juga :