Rusia Kecam AS karena Lontarkan Ancaman pada Iran Soal Nuklir

Minggu, 28 November 2021 - 11:15 WIB
Baca: Situs-situs Iran Diretas, Tampilkan Ucapan Matilah Khamenei

Pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang babak belur antara Teheran dan negara-negara besar akan dilanjutkan pada awal pekan ini. Sempat ada jeda lima bulan, yang dimulai setelah pemilihan yang membawa Presiden garis keras Iran, Ebrahim Raisi, ke kursi kekuasaan.

Kesepakatan 2015 mencabut sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan kegiatan nuklirnya. Presiden Donald Trump saat itu menarik Washington keluar dari perjanjian pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Iran menanggapi dengan melanggar banyak pembatasan, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan bahan fisil yang cukup untuk bom nuklir jika diinginkan. Teheran menyangkal bahwa mereka akan mencari senjata atom.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!