Rusia Kecam AS karena Lontarkan Ancaman pada Iran Soal Nuklir

Minggu, 28 November 2021 - 11:15 WIB
loading...
Rusia Kecam AS karena...
Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia mengecam Amerika Serikat (AS) karena mengancam eskalasi diplomatik dengan Iran di pengawas nuklir PBB (IAEA) bulan depan, kecuali jika Iran meningkatkan kerjasama dengan badan tersebut. Rusia mengatakan, sikap itu berisiko merusak pembicaraan yang lebih luas mengenai kesepakatan nuklir Iran .

"Saya percaya itu menunjukkan bahwa rekan-rekan Amerika kita kehilangan kesabaran. Tetapi, saya percaya kita semua perlu mengendalikan emosi kita," kata Duta Besar Rusia untuk IAEA, Mikhail Ulyanov, dalam konferensi pers dengan rekannya dari China.

Baca: Jerman Desak Iran Bekerjasama Sepenuhnya dengan IAEA

"Saya tidak menyambut baik pernyataan khusus dari delegasi AS ini (di IAEA). Itu tidak membantu," lanjut Ulyanov, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (27/11/2021).

Sebelumny, AS mengancam akan menghadapi Iran di IAEA, jika Iran tidak memberikan jalan pada setidaknya satu dari beberapa konflik dengan IAEA, terutama penolakannya untuk membiarkan IAEA memasang kembali kamera di sebuah depot nuklir, setelah serangan yang nyata pada bulan Juni.

"AS tidak bernegosiasi dengan Iran untuk waktu yang sangat lama dan lupa bahwa Iran tidak melakukan apa pun di bawah tekanan. Jika mereka berada di bawah tekanan, mereka melawan," tambah Ulyanov.

Baca: Situs-situs Iran Diretas, Tampilkan Ucapan Matilah Khamenei

Pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang babak belur antara Teheran dan negara-negara besar akan dilanjutkan pada awal pekan ini. Sempat ada jeda lima bulan, yang dimulai setelah pemilihan yang membawa Presiden garis keras Iran, Ebrahim Raisi, ke kursi kekuasaan.

Kesepakatan 2015 mencabut sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan kegiatan nuklirnya. Presiden Donald Trump saat itu menarik Washington keluar dari perjanjian pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

Iran menanggapi dengan melanggar banyak pembatasan, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan bahan fisil yang cukup untuk bom nuklir jika diinginkan. Teheran menyangkal bahwa mereka akan mencari senjata atom.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved