Kerusuhan Anti China Pecah di Kepulauan Solomon, Australia Kirim Pasukan

Jum'at, 26 November 2021 - 18:47 WIB
"Bukan niat pemerintah Australia dengan cara apa pun untuk campur tangan dalam urusan internal Kepulauan Salomon," tegas Morrison seperti disitir dari Russia Today, Jumat (26/11/2021).

Ia pun menambahkan bahwa penempatan itu tidak menunjukkan posisi apa pun pada masalah internal negara itu.

Perdana menteri pulau itu, Manasseh Sogavare, mengumumkan penguncian selama 36 jam pada hari Rabu menyusul aksi protes besar-besaran di ibu kota Honiara, di mana para demonstran menuntut pengunduran dirinya. Pada satu titik, pengunjuk rasa bahkan mencoba menyerbu gedung parlemen, dan kemudian menyulut api di sebuah gubuk yang berbatasan langsung dengan gedung legislatif.

Baca juga: Mainkan Isu Perang Taiwan, Oposisi: Pemerintah Australia Gunakan Taktik Berbahaya

Toko-toko dan bangunan lain di distrik Chinatown juga dijarah dan dibakar, meskipun ada perintah penguncian dan jam malam yang sedang berlangsung. Kehancuran itu terekam dalam rekaman yang beredar di dunia maya, dengan bangunan yang rusak dan api yang membara terlihat di tengah lautan puing bangunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!