Eks Menlu Sudan Tuding Israel Dukung Kudeta Militer

Selasa, 23 November 2021 - 22:02 WIB
Pada hari Senin, 12 anggota di pemerintahan Hamdok yang diberhentikan, termasuk al-Mahdi, mengumumkan pengunduran diri mereka, menolak untuk bekerja sama dengan para pemimpin kudeta. Hamdok diangkat kembali sebagai Perdana Menteri dalam kesepakatan yang dicapai dengan militer, yang juga melihat pembebasan lebih banyak pemimpin sipil.

Baca juga: Militer Sudan Setuju Kembalikan Abdalla Hamdok ke Kursi PM

Burhan mengumumkan keadaan darurat dan menggulingkan pemerintah pada 25 Oktober, dalam sebuah langkah yang mengubah transisi dua tahun ke pemerintahan sipil.

Tindakan ini memicu gelombang protes massal dengan lebih dari 40 orang tewas sejauh ini.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!