Berlutut Saat Aksi Anti Rasisme, PM Kanada Diteriaki Pembela Trump!
Sabtu, 06 Juni 2020 - 11:09 WIB
Seruan "Membela Trump" adalah referensi keengganan Trudeau untuk mengutuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan menyebut namanya terkait penanganan aksi protes.
Trudeau pada diminta minggu ini untuk menanggapi ancaman presiden untuk mengerahkan personel militer tugas aktif pada pengunjuk rasa di kota-kota AS - sebuah pertanyaan yang dijawab Trudeau setelah jeda 21 detik. (Baca: Dimintai Tanggapan Soal Trump, PM Kanada Kehilangan Kata-kata )
Perdana menteri bertepuk tangan pada hari Jumat ketika para pembicara berkumpul meneriakkan "hidup kulit hitam" dan meminta mereka yang berkuasa untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi rasisme sistemik.
Seseorang di antara kerumunan memberikan kepada Perdana Menteri sebuah T-shirt dengan slogan itu terpampang di bagian depan.
Trudeau didampingi oleh Menteri Keluarga Ahmed Hussen, seorang Somalia-Kanada yang telah berbicara tentang rasisme yang ia hadapi di Kanada.
"Saya pikir ini sangat kuat ketika kepala pemerintahan Anda berlutut dan bertepuk tangan ketika orang mengatakan 'kehidupan warga kulit hitam itu penting'," kata Hussen.
Trudeau pada diminta minggu ini untuk menanggapi ancaman presiden untuk mengerahkan personel militer tugas aktif pada pengunjuk rasa di kota-kota AS - sebuah pertanyaan yang dijawab Trudeau setelah jeda 21 detik. (Baca: Dimintai Tanggapan Soal Trump, PM Kanada Kehilangan Kata-kata )
Perdana menteri bertepuk tangan pada hari Jumat ketika para pembicara berkumpul meneriakkan "hidup kulit hitam" dan meminta mereka yang berkuasa untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi rasisme sistemik.
Seseorang di antara kerumunan memberikan kepada Perdana Menteri sebuah T-shirt dengan slogan itu terpampang di bagian depan.
Trudeau didampingi oleh Menteri Keluarga Ahmed Hussen, seorang Somalia-Kanada yang telah berbicara tentang rasisme yang ia hadapi di Kanada.
"Saya pikir ini sangat kuat ketika kepala pemerintahan Anda berlutut dan bertepuk tangan ketika orang mengatakan 'kehidupan warga kulit hitam itu penting'," kata Hussen.
Lihat Juga :