AS Kirim Kapal Patroli ke Laut Hitam untuk Perkuat AL Ukraina
Minggu, 21 November 2021 - 08:15 WIB
AS, Ukraina, dan NATO menuduh Rusia mengancam perilaku terhadap Kiev dalam beberapa pekan terakhir. Ketiganya juga menuduh Rusia telah membangun pasukannya di dekat Ukraina dengan cara yang tidak biasa.
“AS memiliki keprihatinan nyata, yang dibagikan secara luas dengan mitra di Eropa, atas kegiatan Rusia di perbatasan Ukraina, setelah Ukraina mengatakan pihaknya khawatir Rusia mungkin sedang mempersiapkan serangan,” ujar Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.
Baca: Memanas, Inggris Sepakat Jual Kapal Perang dan Rudal ke Ukraina
Sementara Rusia mengaku memiliki hak untuk memindahkan pasukannya ke mana pun yang diinginkannya, di wilayahnya sendiri dan tidak berencana untuk menyerang siapa pun. Kremlin mengatakan pada bulan September bahwa NATO akan melewati garis merah Rusia jika memperluas infrastruktur militernya di Ukraina. Dan, sejak saat itu Moskow menuduh Ukraina dan NATO berperilaku tidak stabil, termasuk di Laut Hitam.
Kiev kehilangan sebagian besar kekuatan angkatan lautnya di Laut Hitam setelah aneksasi Krimea, ketika Rusia merebut sebagian besar angkatan lautnya. Sejak itu, Ukraina telah mencoba untuk membangun kembali angkatan lautnya dengan bantuan negara-negara NATO.
“AS memiliki keprihatinan nyata, yang dibagikan secara luas dengan mitra di Eropa, atas kegiatan Rusia di perbatasan Ukraina, setelah Ukraina mengatakan pihaknya khawatir Rusia mungkin sedang mempersiapkan serangan,” ujar Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken.
Baca: Memanas, Inggris Sepakat Jual Kapal Perang dan Rudal ke Ukraina
Sementara Rusia mengaku memiliki hak untuk memindahkan pasukannya ke mana pun yang diinginkannya, di wilayahnya sendiri dan tidak berencana untuk menyerang siapa pun. Kremlin mengatakan pada bulan September bahwa NATO akan melewati garis merah Rusia jika memperluas infrastruktur militernya di Ukraina. Dan, sejak saat itu Moskow menuduh Ukraina dan NATO berperilaku tidak stabil, termasuk di Laut Hitam.
Kiev kehilangan sebagian besar kekuatan angkatan lautnya di Laut Hitam setelah aneksasi Krimea, ketika Rusia merebut sebagian besar angkatan lautnya. Sejak itu, Ukraina telah mencoba untuk membangun kembali angkatan lautnya dengan bantuan negara-negara NATO.
Lihat Juga :