Pentagon: Dalam Perang Nuklir, Rudal Hipersonik China Dapat Serang AS Lebih Dulu
Kamis, 18 November 2021 - 06:45 WIB
Ditanya apakah hulu ledak mencapai target, Hyten menjawab, “Cukup dekat.”
Baca juga: Mantan Penasehat Trump Sarankan AS di Bawah Satu Agama dan Satu Tuhan
Hyten telah menjadi jenderal dengan peringkat tertinggi kedua sejak November 2019. Sebelum itu, ia mengepalai Komando Strategis AS yang bertanggung jawab atas kekuatan nuklir Washington.
Dia juga mengepalai Komando Luar Angkasa USAF, yang sejak itu ditingkatkan menjadi Angkatan Luar Angkasa.
“Mengapa mereka membangun semua kemampuan ini? Mereka terlihat seperti senjata yang digunakan pertama kali,” ujar Hyten kepada CBS.
Dia menambahkan, "Seperti itulah senjata-senjata itu bagiku."
Secara resmi, Beijing telah membantah laporan media Barat tentang uji coba rudal hipersonik, dengan Kementerian Luar Negeri China mengatakan itu adalah "kendaraan luar angkasa".
Baca juga: Mantan Penasehat Trump Sarankan AS di Bawah Satu Agama dan Satu Tuhan
Hyten telah menjadi jenderal dengan peringkat tertinggi kedua sejak November 2019. Sebelum itu, ia mengepalai Komando Strategis AS yang bertanggung jawab atas kekuatan nuklir Washington.
Dia juga mengepalai Komando Luar Angkasa USAF, yang sejak itu ditingkatkan menjadi Angkatan Luar Angkasa.
“Mengapa mereka membangun semua kemampuan ini? Mereka terlihat seperti senjata yang digunakan pertama kali,” ujar Hyten kepada CBS.
Dia menambahkan, "Seperti itulah senjata-senjata itu bagiku."
Secara resmi, Beijing telah membantah laporan media Barat tentang uji coba rudal hipersonik, dengan Kementerian Luar Negeri China mengatakan itu adalah "kendaraan luar angkasa".
Lihat Juga :