Video, Pasukan Israel Tarik Anak-anak Palestina dari Tempat Tidur dan Memotretnya

Kamis, 18 November 2021 - 04:10 WIB
Surat kabar Israel Haaretz mencatat bahwa adalah ilegal bagi tentara Israel untuk memotret anak di bawah umur.

Pasukan Israel melakukan serangan malam hari hampir setiap hari di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur. Beberapa dari penggerebekan ini adalah bagian dari kebijakan "pemetaan intelijen", di mana pasukan Israel menyerbu rumah-rumah Palestina untuk memeriksanya dan mencatat nama dan wajah para penduduk.

Penggerebekan ini direkam dalam video, dan warga Palestina difoto sebagai bagian dari pengawasan massal Israel atas warga Palestina.

Pekan lalu, Washington Post mengungkapkan Serigala Biru Israel, sebuah teknologi pengenalan wajah yang memperingatkan tentara di pos pemeriksaan untuk menahan tersangka. Tentara Israel menggunakan Serigala Biru untuk mengambil foto warga Palestina yang melewati pos pemeriksaan dan mengunggahnya ke database Israel - yang digambarkan oleh seorang mantan tentara sebagai "Facebook untuk Palestina" milik tentara.

Awal pekan ini, seorang mantan anggota pasukan elit sinyal intelijen 8200 mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Israel dapat mendengarkan setiap percakapan telepon yang terjadi di Tepi Barat dan Gaza.

Baca juga: Israel Diam-diam Susun Data Digital Foto Warga Palestina, Ada Hadiah Khusus
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!