China Dapat Blokade Pelabuhan dan Bandara, Taiwan Ketar Ketir
Selasa, 09 November 2021 - 22:30 WIB
“Saat ini, PLA mampu melakukan blokade lokal bersama-sama terhadap pelabuhan kritis, bandara, dan rute penerbangan keluar kami, untuk memutus jalur komunikasi udara dan laut kami dan berdampak pada aliran pasokan militer dan sumber daya logistik kami,” kata Kementerian Pertahanan Taiwan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/11/2021).
China memandang Taiwan sebagai wilayahnya. Kementerian pertahanannya tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka dan berjanji untuk mempertahankan kebebasan dan demokrasinya.
Tsai telah menjadikan memperkuat pertahanan Taiwan sebagai prioritas, berjanji untuk memproduksi lebih banyak senjata yang dikembangkan di dalam negeri, termasuk kapal selam, dan membeli lebih banyak peralatan dari Amerika Serikat (AS), pemasok senjata terpenting dan pendukung internasional pulau itu.
Baca juga: Media China: Taiwan dan AS Tidak Mengubah Arah, Perang Akan Pecah
Pada bulan Oktober, Taiwan melaporkan 148 pesawat angkatan udara China terbang di teater selatan dan barat daya selama empat hari, menandai peningkatan dramatis ketegangan antara Taipei dan Beijing.
China memandang Taiwan sebagai wilayahnya. Kementerian pertahanannya tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka dan berjanji untuk mempertahankan kebebasan dan demokrasinya.
Tsai telah menjadikan memperkuat pertahanan Taiwan sebagai prioritas, berjanji untuk memproduksi lebih banyak senjata yang dikembangkan di dalam negeri, termasuk kapal selam, dan membeli lebih banyak peralatan dari Amerika Serikat (AS), pemasok senjata terpenting dan pendukung internasional pulau itu.
Baca juga: Media China: Taiwan dan AS Tidak Mengubah Arah, Perang Akan Pecah
Pada bulan Oktober, Taiwan melaporkan 148 pesawat angkatan udara China terbang di teater selatan dan barat daya selama empat hari, menandai peningkatan dramatis ketegangan antara Taipei dan Beijing.
Lihat Juga :