Media China: Taiwan dan AS Tidak Mengubah Arah, Perang Akan Pecah

Minggu, 07 November 2021 - 14:32 WIB
Artikel itu muncul ketika China pada hari Jumat mengumumkan bahwa mereka yang mempromosikan kemerdekaan Taiwan akan dijatuhkan pidana seumur hidup. Hukuman itu akan meluas ke banyak pejabat dan pemimpin yang saat ini memerintah Taiwan.

Kantor Urusan Taiwan China secara khusus menyebut Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang, Ketua Parlemen You Si-kun, dan Menteri Luar Negeri Joseph Wu sebagai "pro-kemerdekaan Taiwan yang keras kepala." Para pemimpin Taiwan akan masuk daftar hitam memasuki daratan China, serta wilayah administratif Hong Kong dan Makau.

Baca juga: China Akan Penjarakan Seumur Hidup Para Pendukung Kemerdekaan Taiwan

Di sisi lain pemimpin redaksi Global Times menerbitkan artikel opini terpisah pada hari Jumat yang secara khusus mengejek Joseph Wu, setelah dia mengatakan kepada media Polandia bahwa dia akan "mengambil senjata" dan melawan China dengan tangannya sendiri jika negara itu menyerang Taiwan.

"Diyakini jika perang pecah, dia pasti salah satu 'elit' pertama di pulau itu yang melarikan diri dari Taiwan dan menuju AS atau negara Barat lainnya. Orang-orang seperti dia pasti sudah membuat rencana untuk melarikan diri sejak lama," tulis editor top publikasi tersebut, Hu Xijin.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!