AS: Penjualan 280 Rudal AMRAAM ke Arab Saudi untuk Halau Serangan Udara Houthi

Sabtu, 06 November 2021 - 22:54 WIB
Biro urusan politik-militer Departemen Luar Negeri AS mencatat dalam serangkaian tweet pada Kamis, bahwa rudal itu “tidak digunakan untuk menyerang target darat”. “Kami telah melihat peningkatan serangan lintas batas terhadap Arab Saudi selama setahun terakhir,” tambahnya.

“Rudal AIM-120C Saudi, yang dikerahkan dari pesawat Saudi, telah berperan penting dalam mencegat serangan ini, yang juga menempatkan pasukan AS dalam bahaya dan lebih dari 70.000 warga AS di Kerajaan dalam bahaya,” lanjutnya.

Baca: Jenderal Tertinggi Pentagon: Dunia Kini Miliki 3 Kekuatan Besar dan AS Ditantang

Penjualan tersebut tidak memerlukan persetujuan kongres. Tetapi, anggota parlemen AS dapat memblokir kesepakatan dengan meloloskan RUU penolakan di Senat dan DPR AS. Penjualan rudal tersebut mengikuti persetujuan AS atas kesepakatan pemeliharaan helikopter senilai USD500 juta untuk kerajaan Arab Saudi pada bulan September.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, penjualan rudal udara-ke-udara sepenuhnya konsisten dengan janji Pemerintah AS untuk memimpin dengan diplomasi guna mengakhiri konflik di Yaman. Sambil juga memastikan Arab Saudi memiliki sarana untuk mempertahankan diri dari serangan udara Houthi yang didukung Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!