200 Anggota Parlemen AS Tolak Keras Pembukaan Kembali Konsulat di Yerusalem Timur

Rabu, 03 November 2021 - 17:30 WIB
Kota Yerusalem. FOTO/The Week UK
WASHINGTON - Setidaknya 200 anggota Kongres Amerika Serikat (AS) telah menandatangani surat yang menentang pembukaan kembali Konsulat AS di Yerusalem Timur. Anggota Kongres dari New York, Lee Zeldin memprakarsai munculnya surat yang ditandatangani oleh semua pimpinan DPR dari Partai Republik.

Surat itu mengatakan bahwa pembukaan kembali konsulat AS untuk Palsetina di Yerusalem Timur bertentangan dengan Undang-Undang Kedutaan Yerusalem tahun 1995 "dengan mempromosikan pembagian Yerusalem". Surat ini sudah dikirimkan ke kantor Presiden AS, Joe Biden.



Baca: AS Berencana Kembali Buka ‘Kedutaan’ di Palestina di Yerusalem, Israel Kesal

"Pemerintahan Anda akan menciptakan situasi sesat, di mana AS pada dasarnya akan memiliki dua misi diplomatik terpisah di ibu kota Israel," sebut isi surat tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (2/1/2021).

Surat itu juga menyatakan, Konsulat Jenderal AS di Yerusalem yang didirikan pada tahun 1844 tidak dimaksudkan untuk melayani orang-orang Palestina di ibu kota Israel.

"Membuka kembali konsulat jenderal di Yerusalem juga akan memberi penghargaan dan menutup mata terhadap Otoritas Palestina yang terlibat dalam hambatan nyata bagi perdamaian," lanjut isi surat tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!