Duterte Ancam Akan Hukum Pejabat Filipina karena Lambatnya Vaksinasi COVID-19

Rabu, 03 November 2021 - 16:30 WIB
"Kami melihat garis patahan dalam gambaran keseluruhan program vaksinasi kami. Saya tidak puas," kata Duterte, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/11/2021).

Menurut Duterte, pejabat lokal yang tidak melakukan atau menggunakan dosis yang diberikan kepada mereka dengan cara yang paling cepat, akan diberi sanksi dan dimintai pertanggungjawaban. Dia tidak menjelaskan hukumannya.

Baca: Presiden Filipina Rodrigo Duterte Umumkan Pensiun dari Dunia Politik

Pemerintah Filipina sendiri telah secara bertahap melonggarkan pembatasan COVID-19. Pada Rabu, pemerintah mengumumkan akan mencabut jam malam yang diberlakukan di wilayah ibu kota mulai Kamis.

Duterte meminta polisi dan militer untuk menggunakan pesawat dan helikopter untuk mengirimkan vaksin lebih cepat ke provinsi. Langkah ini diambil untuk lebih memeratakan proses vaksinasi hingga ke pelosok negeri.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!