Wanita Ini Shock, Berlian Nyaris Dibuang ke Tempat Sampah Bernilai Rp38,8 Miliar
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 01:38 WIB
Lane, dari Featonby's Auctioneers di North Shields, North Tyneside, mengatakan: "Wanita itu datang dengan sekantong perhiasan karena dia hanya berpikir dia akan membawanya saat dia lewat karena dia punya janji lain di kota."
"Itu ada di dalam kotak bersama dengan cincin kawinnya dan sejumlah barang perhiasan kostum bernilai rendah," paparnya, seperti dikutip BBC, Jumat (29/10/2021).
"Kami melihat batu yang cukup besar, lebih besar dari koin satu pon, dan saya pikir itu adalah CZ [cubic zirconia, berlian sintetis yang mirip]. Itu duduk di meja saya selama dua atau tiga hari sampai saya menggunakan mesin penguji berlian."
"Kami kemudian mengirimkannya ke mitra kami di London sebelum disertifikasi oleh para ahli di Antwerpen, Belgia, yang mengonfirmasi bahwa itu adalah 34 karat," kata Lane.
Pengukuran karat berkaitan dengan berat batu, di mana batu yang lebih berat memiliki karat yang lebih tinggi dan nilai yang lebih tinggi.
Baca juga: Guru Perempuan Berhubungan Seks dengan Siswa, Klaim Muridnya Terangsang di Kelas
Lane mengatakan pemilik batu, yang ingin tetap anonim, tidak dapat mengingat di mana atau kapan dia mendapatkannya.
"Itu ada di dalam kotak bersama dengan cincin kawinnya dan sejumlah barang perhiasan kostum bernilai rendah," paparnya, seperti dikutip BBC, Jumat (29/10/2021).
"Kami melihat batu yang cukup besar, lebih besar dari koin satu pon, dan saya pikir itu adalah CZ [cubic zirconia, berlian sintetis yang mirip]. Itu duduk di meja saya selama dua atau tiga hari sampai saya menggunakan mesin penguji berlian."
"Kami kemudian mengirimkannya ke mitra kami di London sebelum disertifikasi oleh para ahli di Antwerpen, Belgia, yang mengonfirmasi bahwa itu adalah 34 karat," kata Lane.
Pengukuran karat berkaitan dengan berat batu, di mana batu yang lebih berat memiliki karat yang lebih tinggi dan nilai yang lebih tinggi.
Baca juga: Guru Perempuan Berhubungan Seks dengan Siswa, Klaim Muridnya Terangsang di Kelas
Lane mengatakan pemilik batu, yang ingin tetap anonim, tidak dapat mengingat di mana atau kapan dia mendapatkannya.
Lihat Juga :