Turki Tuntut AS Kembalikan Rp20 Triliun dari Program F-35 atau Beri Opsi Lain
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 08:19 WIB
Menurut Reuters, yang meninjau surat itu, para politisi mengutip pengumuman Erdogan pada September bahwa Turki akan “membeli tahap tambahan” sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia.
Surat itu mencatat, “AS tidak dapat mampu berkompromi dengan keamanan nasional kita dengan menjual pesawat ke sekutu perjanjian NATO yang terus berperilaku seperti musuh.”
Washington sebelumnya telah mengangkat momok Moskow menggunakan S-400 untuk mendapatkan info rahasia tentang pesawat tempur F-35 dan juga bersikeras mereka tidak kompatibel dengan sistem NATO.
Namun, Turki telah berulang kali mengatakan bahwa sistem rudal Rusia tidak akan diintegrasikan ke dalam peralatan aliansi NATO apa pun.
Sementara itu, Pentagon mengatakan pada Rabu bahwa kedua negara akan terus mengadakan pembicaraan untuk menyelesaikan masalah F-35.
Menurut juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Anton T Semelroth, pejabat senior pertahanan dari kedua negara telah bertemu untuk “diskusi penyelesaian sengketa” di Ankara pada Rabu.
Semelroth mengklaim, “Diskusi produktif menunjukkan komitmen AS untuk menyimpulkan dengan hormat keterlibatan Turki dalam program F-35.”
Surat itu mencatat, “AS tidak dapat mampu berkompromi dengan keamanan nasional kita dengan menjual pesawat ke sekutu perjanjian NATO yang terus berperilaku seperti musuh.”
Washington sebelumnya telah mengangkat momok Moskow menggunakan S-400 untuk mendapatkan info rahasia tentang pesawat tempur F-35 dan juga bersikeras mereka tidak kompatibel dengan sistem NATO.
Namun, Turki telah berulang kali mengatakan bahwa sistem rudal Rusia tidak akan diintegrasikan ke dalam peralatan aliansi NATO apa pun.
Sementara itu, Pentagon mengatakan pada Rabu bahwa kedua negara akan terus mengadakan pembicaraan untuk menyelesaikan masalah F-35.
Menurut juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Anton T Semelroth, pejabat senior pertahanan dari kedua negara telah bertemu untuk “diskusi penyelesaian sengketa” di Ankara pada Rabu.
Semelroth mengklaim, “Diskusi produktif menunjukkan komitmen AS untuk menyimpulkan dengan hormat keterlibatan Turki dalam program F-35.”
(sya)
Lihat Juga :