Mahasiswi Diperkosa dan Dibunuh Picu Kemarahan di Nigeria
Rabu, 03 Juni 2020 - 17:25 WIB
Pada hari Senin, sekelompok demonstran berpakaian hitam, termasuk para mahasiswa dari Universitas Benin, mendatangi markas polisi di Kota Benin untuk menuntut keadilan bagi korban yang dikenal dengan nama panggilan Uwa.
Tanda pagar #JusticeforUwa juga menjadi trending topic di media sosial di Nigeria.
Menurut Ufuoma Akpobi, bagian dari jaringan Asosiasi Anti-Kekerasan Seksual Anak dan Kekerasan Berbasis Gender di negara bagian Edo, Uwa telah belajar di gereja selama tiga tahun terakhir karena tidak ada perpustakaan umum di daerah tersebut.
“Dia pergi di pagi hari. Ibunya berusaha menghubunginya tetapi telepon mati. Kemudian Ibunya mendapat telepon dari asisten pendeta yang mengatakan dia menemukan Uwa dalam genangan darah," katanya, seperti dikutip The Guardian, Rabu (3/6/2020).
Pihak Universitas Benin kejahatan terhadap korban mengejutkan."Tidak boleh dimaafkan oleh masyarakat mana pun," kata universitas tersebut.
Tanda pagar #JusticeforUwa juga menjadi trending topic di media sosial di Nigeria.
Menurut Ufuoma Akpobi, bagian dari jaringan Asosiasi Anti-Kekerasan Seksual Anak dan Kekerasan Berbasis Gender di negara bagian Edo, Uwa telah belajar di gereja selama tiga tahun terakhir karena tidak ada perpustakaan umum di daerah tersebut.
“Dia pergi di pagi hari. Ibunya berusaha menghubunginya tetapi telepon mati. Kemudian Ibunya mendapat telepon dari asisten pendeta yang mengatakan dia menemukan Uwa dalam genangan darah," katanya, seperti dikutip The Guardian, Rabu (3/6/2020).
Pihak Universitas Benin kejahatan terhadap korban mengejutkan."Tidak boleh dimaafkan oleh masyarakat mana pun," kata universitas tersebut.