Apple Hapus Aplikasi Alquran atas Permintaan China

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:20 WIB
Situs web Apple Censorship, yang memantau aplikasi di App Store Apple, adalah yang pertama mengetahui bahwa "Quran Majeed" baru-baru ini dihapus.

China secara resmi mengakui Islam sebagai agama tetapi juga menghadapi kritik atas pelanggaran hak asasi manusia dan genosida terhadap penduduk Uighur yang mayoritas Muslim di Xinjiang. Pemerintah Komunis China kerap membantah melakukan genosida terhadap penduduk Uighur.

BBC, dalam laporannya pada Jumat (15/10/2021), mengaku sudah menghubungi otoritas pemerintah China dan pihak Apple untuk mengomentari laporan tersebut, namun belum ada komentar yang diberikan.

Apple telah menghadapi banyak kontroversi selama bertahun-tahun tentang bagaimana mematuhi aturan lokal.

Para kritikus percaya bahwa banyak peraturan yang berfokus pada konten lokal di negara-negara tertentu merupakan penyensoran, dan Apple terlalu cepat untuk mematuhinya.

Baca juga: Deretan Pangeran Arab Saudi yang Disingkirkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman

Apple berpendapat bahwa prioritas pertamanya adalah menghormati hukum negara tempat ia beroperasi, terlepas dari apakah ia setuju dengan peraturan tersebut atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!