Polisi Norwegia Periksa Kejiwaan Tersangka Serangan Panah Maut

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 20:54 WIB
Seorang pengacara polisi mengatakan bahwa Brathen akan diperiksa oleh psikiater. Kepala dinas keamanan PST Hans Sverre Sjovold mengatakan tersangka telah masuk dan keluar dari sistem kesehatan selama beberapa waktu.

Penuntut telah meminta Brathen ditahan selama empat minggu, dua minggu pertama dalam isolasi. Jika psikiater menentukan bahwa dia sakit mental, dia bisa dikurung di perawatan psikiatri daripada menghadapi kemungkinan hukuman penjara seperti dikutip dari BBC, Jumat (15/10/2021).

Serangan itu pertama kali dilaporkan pada Rabu malam. Polisi menghadapi pria itu enam menit kemudian, tetapi dia menembakkan beberapa anak panah ke arah mereka dan melarikan diri.

Polisi melepaskan tembakan peringatan ketika dia akhirnya ditangkap, tetapi tidak jelas apakah petugas bersenjata ketika mereka pertama kali menemukan tersangka. Polisi Norwegia biasanya tidak membawa senjata - senjata disimpan di kantor polisi atau di mobil patroli mereka. Dia akhirnya ditangkap sekitar 30 menit kemudian.

Baca juga: Ternyata Polisi Norwegia Telah Diperingatkan Serangan Maut Menggunakan Panah

"Pembunuhan terjadi selama waktu itu," kata polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!