Rusia: Kacamata Pintar Facebook Bisa Jadi Alat Mata-mata Amerika Serikat

Kamis, 14 Oktober 2021 - 00:01 WIB
Baca juga: Sosok Raja Salman Arab Saudi: Hafal Alquran Usia 12 Tahun, Tinggalkan Obama demi Salat Ashar

Dikenal sebagai “Kisah Ray-Ban,” kacamata itu memungkinkan pengguna mulai merekam hanya menggunakan perintah verbal, dan dijual mulai dari sekitar USD400 sepasang.

Rusia bukan satu-satunya negara yang menyebutkan masalah privasi tentang produk, dengan Komisi Perlindungan Data Irlandia menanyakan apakah lampu indikator LED yang dipasang pada bingkai cukup untuk memperingatkan orang yang tidak curiga bahwa mereka sedang direkam.

Dublin adalah rumah bagi kantor pusat Facebook Eropa, menjadikan regulator Irlandia sebagai pemangku kepentingan utama dalam operasi raksasa teknologi AS.

“Meski ponsel kamera dapat digunakan untuk merekam orang, penggunaannya umumnya terlihat,” ungkap pejabat Irlandia.

“Namun, dengan kacamata, ada lampu indikator yang sangat kecil yang menyala saat perekaman sedang berlangsung. Belum terbukti… bahwa pengujian menyeluruh di lapangan dilakukan Facebook atau Ray-Ban untuk memastikan lampu LED indikator merupakan cara yang efektif untuk memberikan pemberitahuan,” papar pejabat Irlandia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!