Kepala Gereja Yerusalem Kecam Keputusan Israel Izinkan Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsa

Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:31 WIB
Baca juga: Al-Azhar Kutuk Keputusan Pengadilan Israel Izinkan Orang Yahudi Berdoa di Al-Aqsa

Mereka memperingatkan bahwa keputusan itu memiliki dampak yang berbahaya dengan keseriusan tertinggi mengenai Al-Haram Al-Sharif, Kota Suci, dan status quo historis serta hukum yang ada di Yerusalem.

"Departemen Wakaf Islam dari Kementerian Urusan Islam, Wakaf, dan Tempat Suci Yordania adalah satu-satunya entitas yang memiliki hak untuk mengelola situs suci dan memutuskan siapa yang akan mengunjunginya," kata para patriark.

"Gereja-gereja Yerusalem dan umatnya berdiri di samping saudara dan saudari Muslim mereka dalam ketidakadilan yang menimpa mereka," tambah pernyataan itu seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (13/10/2021).

Meskipun ini adalah perintah pengadilan pertama yang melegalkan orang Yahudi berdoa di dalam kompleks Al-Aqsa, polisi Israel telah mengizinkan penyerbuan reguler yang dilakukan pemukim Yahudi ke tempat suci itu, sambil menahan jemaah Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!