Pria Penyelamat Biden di Afghanistan Tahun 2008 Kabur dari Taliban
Rabu, 13 Oktober 2021 - 01:14 WIB
The Wall Street Journal melaporkan sebelumnya bahwa Khalili, istri dan lima anaknya tidak dapat melarikan diri dalam penerbangan darurat Agustus lalu setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban.
Sejak itu, mereka bersembunyi selama berminggu-minggu untuk menghindari penangkapan oleh pasukan Taliban. Mereka secara perlahan menyelinap masuk ke Pakistan.
Pada tahun 2008 Khalili bekerja sebagai penerjemah untuk pasukan AS ketika Biden, yang saat itu menjabat sebagai senator, dua anggota Parlemen Amerika lainnya, Chuck Hagel dan John Kerry, mengunjungi Afghanistan.
Ketika badai salju memaksa helikopter mereka mendarat di daerah terpencil, Khalili bergabung dengan Pasukan Reaksi Cepat militer kecil yang melaju dari Pangkalan Udara Bagram ke pegunungan untuk menyelamatkan mereka.
Baca juga: Mantan Bos Mossad: Israel Harus Mengebom Reaktor Nuklir Iran
Sekitar 13 tahun kemudian, Khalili tidak bisa mendapatkan aplikasinya untuk beremigrasi ke Amerika Serikat yang diproses tepat waktu untuk dievakuasi ketika Taliban merebut kekuasaan.
Sejak itu, mereka bersembunyi selama berminggu-minggu untuk menghindari penangkapan oleh pasukan Taliban. Mereka secara perlahan menyelinap masuk ke Pakistan.
Pada tahun 2008 Khalili bekerja sebagai penerjemah untuk pasukan AS ketika Biden, yang saat itu menjabat sebagai senator, dua anggota Parlemen Amerika lainnya, Chuck Hagel dan John Kerry, mengunjungi Afghanistan.
Ketika badai salju memaksa helikopter mereka mendarat di daerah terpencil, Khalili bergabung dengan Pasukan Reaksi Cepat militer kecil yang melaju dari Pangkalan Udara Bagram ke pegunungan untuk menyelamatkan mereka.
Baca juga: Mantan Bos Mossad: Israel Harus Mengebom Reaktor Nuklir Iran
Sekitar 13 tahun kemudian, Khalili tidak bisa mendapatkan aplikasinya untuk beremigrasi ke Amerika Serikat yang diproses tepat waktu untuk dievakuasi ketika Taliban merebut kekuasaan.
Lihat Juga :