Inggris Peringatkan China: Jangan Rusak Permata Hong Kong
Selasa, 02 Juni 2020 - 23:01 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Dominic Raab. Foto/REUTERS
LONDON - Inggris memperingatkan China untuk mundur dari jurang “otoritarian” Undang-undang (UU) keamanan nasional di Hong Kong yang dapat merusak salah satu permata ekonomi Asia itu.
Selain itu, menurut Inggris, tindakan China juga akan merusak reputasi Beijing. Parlemen China pekan lalu menyetujui keputusan menciptakan UU untuk membatasi hasutan, pemisahan diri, terorisme dan intervensi asing.
Agen intelijen dan keamanan China dapat ditempatkan di Hong Kong untuk pertama kali dengan adanya UU tersebut.
“Waktunya bagi China untuk mempertimbangkan kembali, ini momen bagi China untuk melangkah mundur dari jurang dan menghormati otonomi Hong Kong dan menghormati kewajiban internasional China sendiri,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Dominic Raab pada parlemen.
Selain itu, menurut Inggris, tindakan China juga akan merusak reputasi Beijing. Parlemen China pekan lalu menyetujui keputusan menciptakan UU untuk membatasi hasutan, pemisahan diri, terorisme dan intervensi asing.
Agen intelijen dan keamanan China dapat ditempatkan di Hong Kong untuk pertama kali dengan adanya UU tersebut.
“Waktunya bagi China untuk mempertimbangkan kembali, ini momen bagi China untuk melangkah mundur dari jurang dan menghormati otonomi Hong Kong dan menghormati kewajiban internasional China sendiri,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Dominic Raab pada parlemen.
Lihat Juga :