Sabet Nobel Perdamaian, Kremlin Sebut Muratov Jurnalis Pemberani

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 20:10 WIB
“Saya tidak bisa mengambil kredit untuk ini. Ini milik Novaya Gazeta,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita TASS Rusia.

Sehari sebelum pengumuman Nobel, Muratov memimpin upacara di kantor redaksi surat kabar untuk menghormati jurnalis investigasi Anna Politkovskaya, yang terbunuh 15 tahun lalu.

Politkovskaya, yang telah melaporkan secara kritis tentang Putin dan perang Rusia 1999-2009 di Chechnya, ditembak mati pada 7 Oktober 2006, di pintu masuk blok apartemennya di pusat kota Moskow. Dia berusia 48 tahun.

“Meskipun pembunuhan dan ancaman, pemimpin redaksi Muratov telah menolak untuk meninggalkan kebijakan independen surat kabar itu,” kata Reiss-Andersen.

“Dia secara konsisten membela hak jurnalis untuk menulis apa pun yang mereka inginkan tentang apa pun yang mereka inginkan, selama mereka mematuhi standar profesional dan etika jurnalisme,” pungkasnya.

Baca juga: Temukan Cara Cerdas Buat Molekul, Pasangan Jerman-Skotlandia Sabet Nobel Kimia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!