Putra Mendiang Diktator Marcos Maju dalam Pilpres Filipina

Rabu, 06 Oktober 2021 - 19:00 WIB
Perlombaan untuk menjadi Presiden Filipina telah berulang kali dibayangi oleh petahana kontroversial, yang saat ini menghadapi penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional atas "perang melawan narkoba," di mana polisi mengatakan lebih dari 6.600 orang tewas.

Pada bulan September, Duterte mengatakan dia telah menerima pencalonan partainya untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden dalam pemilihan 2022, sebuah langkah yang dicap sebagai perebutan kekuasaan oleh oposisi. Tetapi kurang dari sebulan kemudian, Duterte malah mengatakan bahwa dia akan pensiun dari politik di akhir masa jabatannya.

Baca juga: Presiden Filipina Rodrigo Duterte Umumkan Pensiun dari Dunia Politik

Bahkan jika dia pensiun, Duterte dapat terus mempengaruhi politik Filipina melalui beberapa calon pengganti, termasuk putri sulungnya, Walikota Davao Sara Duterte-Carpio, yang disebut-sebut sebagai calon potensial pada 2022.

Baca juga: Mundur dari Dunia Politik, Duterte Calonkan Putrinya Jadi Capres
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!