Taliban Temukan Gudang Senjata Canggih Rahasia Milik AS
Rabu, 29 September 2021 - 21:03 WIB
Baca juga: Analis: Stabilkan Afghanistan, China Harus Kian Dekat dengan Taliban
Gudang-gudang itu telah ditinggalkan di sana sebagai kontingensi melawan kebangkitan teroris di seluruh wilayah ketika pasukan AS mundur ke Kabul dan menghadapi tidak memiliki pangkalan di dalam negeri itu.
Itu juga berarti pasukan khusus dan serangan komando besar-besaran terhadap teroris akan dipasok dengan baik selama berminggu-minggu tanpa harus mengangkat alat berat.
“Ini adalah salah satu pukulan terbesar bagi Amerika dalam hal operasi di masa depan melawan al-Qaeda, ISIS dan kelompok-kelompok baru lainnya," ucap sebuah sumber.
“Sebagai tempat pembuangan pasokan logistik yang sudah ada di dalam negeri, gudang ini akan menjadi sumber daya yang tak ternilai untuk melayani operasi kontra-terorisme skala besar," sambungnya.
“Itu berarti ada pukulan berat rahasia melawan terorisme yang tersimpan sebagai cadangan jika pasukan AS perlu kembali tiba-tiba, tanpa membawa pasokan besar," ujarnya.
Baca juga: Taliban Berkuasa, FBI Takut Afghanistan Kembali Jadi Surga Bagi Kelompok Teror
Gudang-gudang itu telah ditinggalkan di sana sebagai kontingensi melawan kebangkitan teroris di seluruh wilayah ketika pasukan AS mundur ke Kabul dan menghadapi tidak memiliki pangkalan di dalam negeri itu.
Itu juga berarti pasukan khusus dan serangan komando besar-besaran terhadap teroris akan dipasok dengan baik selama berminggu-minggu tanpa harus mengangkat alat berat.
“Ini adalah salah satu pukulan terbesar bagi Amerika dalam hal operasi di masa depan melawan al-Qaeda, ISIS dan kelompok-kelompok baru lainnya," ucap sebuah sumber.
“Sebagai tempat pembuangan pasokan logistik yang sudah ada di dalam negeri, gudang ini akan menjadi sumber daya yang tak ternilai untuk melayani operasi kontra-terorisme skala besar," sambungnya.
“Itu berarti ada pukulan berat rahasia melawan terorisme yang tersimpan sebagai cadangan jika pasukan AS perlu kembali tiba-tiba, tanpa membawa pasokan besar," ujarnya.
Baca juga: Taliban Berkuasa, FBI Takut Afghanistan Kembali Jadi Surga Bagi Kelompok Teror
Lihat Juga :