Aljazair Tutup Wilayah Udara untuk Semua Pesawat Maroko

Kamis, 23 September 2021 - 08:17 WIB
Intelektual, akademisi, dan aktor masyarakat sipil lainnya, kebanyakan dari Maroko, menandatangani petisi yang menolak situasi saat ini yang dapat mengarah pada konfrontasi yang tidak wajar bertentangan dengan kepentingan kedua bangsa dan kawasan.

Aljazair adalah pendukung asing utama Front Polisario, yang selama beberapa dekade berjuang melawan Maroko untuk kemerdekaan Sahara Barat.

Maroko melihat bekas jajahan Spanyol itu sebagai bagian integral dari wilayahnya.

Wilayah gurun yang berpenduduk jarang ini menawarkan sumber daya fosfat yang signifikan dan garis pantai Atlantik yang panjang dengan akses ke perairan perikanan yang kaya.

Aljazair juga marah dengan normalisasi hubungan Maroko dengan Israel tahun lalu sebagai quid pro quo untuk pengakuan AS atas kedaulatan Maroko atas Sahara Barat.

Rabat telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Aljazair pada tahun 1976 selama beberapa tahun setelah Aljazair mengakui Republik Demokratik Arab Sahrawi (SADR), yang diproklamirkan oleh Polisario.

Perbatasan kedua negara pun telah ditutup sejak 1994.

Baca juga: Liga Arab dan OKI Kecam Keretakan Diplomatik Aljazair-Maroko
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!