PM Morrison Telepon Jokowi: Australia Tak Bersenjata Nuklir
Selasa, 21 September 2021 - 13:29 WIB
Morrison dijadwalkan mendarat di New York pada pukul 08.00 Selasa waktu AEST. Dia akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joe Biden, Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven, Kanselir Austria Sebastian Kurz, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Puncaknya, dia bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Kedutaan Australia di Washington.
“Kunjungan ke Amerika Serikat ini adalah tentang melanjutkan apa yang harus kita lakukan untuk menjaga keamanan warga Australia di dunia yang berubah dengan cepat ini,” kata Morrison.
“Wilayah tempat kita tinggal, Indo-Pasifik, sedang berubah. Ini membawa tantangan, risiko, dan peluang baru bagi Australia, tidak hanya hari ini, tetapi juga bagi anak dan cucu kita,” ujarnya.
Kunjungan Morrison ke AS hanya berselang beberapa hari setelah pembentukan aliansi AUKUS diumumkan pekan lalu. Aliansi keamanan ini dibentuk dengan latar belakang China yang semakin agresif di kawasan Indo-Pasifik.
“Tidak ada yang lebih penting bagi pemerintah saya selain menjaga keamanan warga Australia. Kawasan Indo-Pasifik yang stabil dan aman, di mana kedaulatan setiap negara dihormati adalah inti dari keamanan nasional Australia,” kata Morrison.
“Pertemuan bilateral saya dengan Presiden Biden akan sangat tepat waktu setelah pengumuman perjanjian AUKUS kami dan pertemuan para menteri luar negeri dan menteri pertahanan kami minggu lalu,” imbuh dia.
Baca juga: China atau Aliansi AUKUS? Indonesia Harus Pertimbangkan Ancaman Lebih Besar
“Kunjungan ke Amerika Serikat ini adalah tentang melanjutkan apa yang harus kita lakukan untuk menjaga keamanan warga Australia di dunia yang berubah dengan cepat ini,” kata Morrison.
“Wilayah tempat kita tinggal, Indo-Pasifik, sedang berubah. Ini membawa tantangan, risiko, dan peluang baru bagi Australia, tidak hanya hari ini, tetapi juga bagi anak dan cucu kita,” ujarnya.
Kunjungan Morrison ke AS hanya berselang beberapa hari setelah pembentukan aliansi AUKUS diumumkan pekan lalu. Aliansi keamanan ini dibentuk dengan latar belakang China yang semakin agresif di kawasan Indo-Pasifik.
“Tidak ada yang lebih penting bagi pemerintah saya selain menjaga keamanan warga Australia. Kawasan Indo-Pasifik yang stabil dan aman, di mana kedaulatan setiap negara dihormati adalah inti dari keamanan nasional Australia,” kata Morrison.
“Pertemuan bilateral saya dengan Presiden Biden akan sangat tepat waktu setelah pengumuman perjanjian AUKUS kami dan pertemuan para menteri luar negeri dan menteri pertahanan kami minggu lalu,” imbuh dia.
Baca juga: China atau Aliansi AUKUS? Indonesia Harus Pertimbangkan Ancaman Lebih Besar
Lihat Juga :