Taliban Eksekusi Pasukan Khusus Afghanistan Didikan Inggris, Tentara SAS Malu
Senin, 20 September 2021 - 11:30 WIB
Sumber-sumber militer Inggris mengatakan beberapa perwira senior SAS yang tidak ditugaskan telah memberi tahu atasannya bahwa ada "pelalaian tugas".
Itu terjadi setelah orang-orang SAS menerima lusinan permohonan di WhatsApp dari pasukan khusus Afghanistan yang mengatakan mereka sedang diburu dan dibunuh Taliban.
"Saya mendapat beberapa pesan dari tentara yang bekerja dengan saya. Satu pesan mengatakan sesuatu seperti, 'Di mana Anda? Mengapa Anda meninggalkan kami?’. Yang lain berkata, 'Kirim bantuan'," kata seorang sumber militer kepada The Mirror, Minggu (19/9/2021).
“Saya tidak percaya kita baru saja meninggalkan mereka. Ini benar-benar memalukan. Mereka adalah individu yang sangat berani dan cakap. Mereka tidak akan bertahan—Taliban tahu di mana mereka tinggal dan di mana keluarga mereka tinggal," ujarnya.
Baca juga: Canggihnya Mossad Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran Pakai Robot Pembunuh AI
Itu terjadi setelah orang-orang SAS menerima lusinan permohonan di WhatsApp dari pasukan khusus Afghanistan yang mengatakan mereka sedang diburu dan dibunuh Taliban.
"Saya mendapat beberapa pesan dari tentara yang bekerja dengan saya. Satu pesan mengatakan sesuatu seperti, 'Di mana Anda? Mengapa Anda meninggalkan kami?’. Yang lain berkata, 'Kirim bantuan'," kata seorang sumber militer kepada The Mirror, Minggu (19/9/2021).
“Saya tidak percaya kita baru saja meninggalkan mereka. Ini benar-benar memalukan. Mereka adalah individu yang sangat berani dan cakap. Mereka tidak akan bertahan—Taliban tahu di mana mereka tinggal dan di mana keluarga mereka tinggal," ujarnya.
Baca juga: Canggihnya Mossad Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran Pakai Robot Pembunuh AI
Lihat Juga :