Taliban Eksekusi Pasukan Khusus Afghanistan Didikan Inggris, Tentara SAS Malu

Senin, 20 September 2021 - 11:30 WIB
Salah satu tentara SAS mengatakan dia "malu" dengan keputusan untuk mundur tanpa memastikan pasukan yang bekerja erat dengan pasukan khusus Inggris akan aman. Orang dalam itu berkata: "Kita harus menyiapkan rute yang aman untuk membawa mereka ke negara pihak ketiga—ada banyak orang yang mau kembali dan membantu."

Menteri Angkatan Bersenjata James Heappey mengatakan upaya penyelamatan "akan tetap terbuka".

Sedangkan Kementerian Pertahanan tidak mengomentari setiap kasus yang terkait dengan pasukan khusus.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!