Aliansi dengan AS dan Inggris, Australia Bakal Dipasok Rudal Jelajah Tomahawk
Jum'at, 17 September 2021 - 08:07 WIB
Langkah itu juga mendapat penolakan cepat dari Prancis, yang telah merundingkan penjualan kapal selam konvensional bernilai miliaran dollar ke Australia.
Biden mengatakan pekerjaan untuk memungkinkan Australia membangun kapal selam bertenaga nuklir akan memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan paling modern yang dibutuhkan untuk bermanuver dan bertahan melawan ancaman yang berkembang pesat.
Kapal selam, kata pemimpin ketiga negara, tidak akan bersenjata nuklir, dan hanya didukung dengan reaktor nuklir.
Ketiga pemimpin itu tidak menyebut China dalam pembukaan kemitraan, yang dijuluki AUKUS. Nama aliansi itu tak lain adalah akronim dari ketiga negara.
"Dunia kita menjadi lebih kompleks, terutama di sini di kawasan kita, Indo-Pasifik. Ini memengaruhi kita semua. Masa depan Indo-Pasifik akan berdampak pada semua masa depan kita," kata Morrison.
Baca juga: AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi Pertahanan Nuklir untuk Lawan China
Biden mengatakan pekerjaan untuk memungkinkan Australia membangun kapal selam bertenaga nuklir akan memastikan bahwa mereka memiliki kemampuan paling modern yang dibutuhkan untuk bermanuver dan bertahan melawan ancaman yang berkembang pesat.
Kapal selam, kata pemimpin ketiga negara, tidak akan bersenjata nuklir, dan hanya didukung dengan reaktor nuklir.
Ketiga pemimpin itu tidak menyebut China dalam pembukaan kemitraan, yang dijuluki AUKUS. Nama aliansi itu tak lain adalah akronim dari ketiga negara.
"Dunia kita menjadi lebih kompleks, terutama di sini di kawasan kita, Indo-Pasifik. Ini memengaruhi kita semua. Masa depan Indo-Pasifik akan berdampak pada semua masa depan kita," kata Morrison.
Baca juga: AS, Australia dan Inggris Bentuk Aliansi Pertahanan Nuklir untuk Lawan China
Lihat Juga :