Taliban Ajak Gabung Tentara Afghanistan Didikan AS, Ancam Jika Memberontak

Selasa, 07 September 2021 - 08:44 WIB
“Siapa pun yang mengangkat senjata dan memulai perlawanan lain, tanpa keraguan, akan menjadi musuh kami," ujarnya, yang dilansir AFP, Selasa (7/9/2021).

“Perang telah berakhir, negara ini keluar dari krisis. Sekarang saatnya untuk perdamaian dan rekonstruksi. Kami membutuhkan orang-orang untuk mendukung kami.”

Tiga minggu setelah merebut kekuasaan, Taliban belum juga mengumumkan pemerintah baru Afghanistan. Mujahid mengatakan sistem "sementara" pertama-tama akan diumumkan untuk memungkinkan perubahan.

"Keputusan akhir telah diambil, kami sekarang sedang mengerjakan masalah teknis," katanya.

“Kami akan mengumumkan pemerintahan baru segera setelah masalah teknis diselesaikan," imbuh dia.

Masalah utama bagi Taliban adalah pembukaan kembali bandara di Kabul, yang merupakan lokasi rencana evakuasi besar-besaran pimpinan AS yang berakhir pekan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!