Internal Taliban Diduga Bertikai, Bos Mata-Mata Pakistan ke Kabul
Minggu, 05 September 2021 - 00:01 WIB
Baca juga: Pejuang Perlawanan Panjshir ‘Musnahkan’ 450 Pasukan Taliban
Kunjungan kepala ISI dilakukan saat terjadi diskusi di dalam Taliban mengenai pemerintahan baru Afghanistan.
Juru bicara Taliban Bilal Karimi seperti dikutip Radio Pakistan pada Sabtu menyatakan pemerintah baru akan segera diumumkan.
Namun, ada juga perbedaan yang dilaporkan antara salah satu pendiri Taliban Abdul Ghani Baradar dan Anas Haqqani mengenai beberapa penunjukan penting dalam pemerintahan baru.
Anas adalah saudara kandung Sirajuddin Haqqani yang mengepalai Jaringan Haqqani dan merupakan wakil kepala Taliban.
Disebut sebagai kelompok teroris oleh AS, Jaringan Haqqani telah digambarkan sebagai divisi Taliban yang “paling siap tempur” dalam laporan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Juni 2021.
Laporan itu juga mencatat bahwa Jaringan Haqqani menentang negosiasi dengan AS di Doha.
Reuters mengutip setidaknya tiga sumber Taliban yang mengatakan Baradar, yang juga memimpin negosiasi Kesepakatan Doha dengan AS, telah dipilih memimpin pemerintahan baru.
Kunjungan kepala ISI dilakukan saat terjadi diskusi di dalam Taliban mengenai pemerintahan baru Afghanistan.
Juru bicara Taliban Bilal Karimi seperti dikutip Radio Pakistan pada Sabtu menyatakan pemerintah baru akan segera diumumkan.
Namun, ada juga perbedaan yang dilaporkan antara salah satu pendiri Taliban Abdul Ghani Baradar dan Anas Haqqani mengenai beberapa penunjukan penting dalam pemerintahan baru.
Anas adalah saudara kandung Sirajuddin Haqqani yang mengepalai Jaringan Haqqani dan merupakan wakil kepala Taliban.
Disebut sebagai kelompok teroris oleh AS, Jaringan Haqqani telah digambarkan sebagai divisi Taliban yang “paling siap tempur” dalam laporan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Juni 2021.
Laporan itu juga mencatat bahwa Jaringan Haqqani menentang negosiasi dengan AS di Doha.
Reuters mengutip setidaknya tiga sumber Taliban yang mengatakan Baradar, yang juga memimpin negosiasi Kesepakatan Doha dengan AS, telah dipilih memimpin pemerintahan baru.
Lihat Juga :