Inggris Tak akan Akui Rezim Taliban tapi Tetap Bekerja Sama

Jum'at, 03 September 2021 - 19:10 WIB
Baca juga: Taliban Klaim Rebut Jalan Masuk Utama ke Lembah Panjshir

“Kami melihat pentingnya untuk dapat terlibat dan memiliki jalur komunikasi langsung,” papar dia.

Baca juga: Jet Siluman Checkmate Versi Dua Kursi Lebih Diminati Pembeli Asing

Komentar Raab mencerminkan sikap negara-negara seperti Inggris dan Amerika Serikat (AS) yang berusaha menyerang setelah kemenangan kilat Taliban dan runtuhnya pemerintah yang didukung Barat di Kabul.

Negara-negara Barat khawatir krisis kemanusiaan yang membayangi Afghanistan dan keruntuhan ekonominya dapat menciptakan ratusan ribu pengungsi ke negara lain.

Namun mereka waspada terhadap janji-janji Taliban bahwa Afghanistan tidak akan kembali ke aturan fundamentalis keras yang diterapkan selama periode terakhir mereka berkuasa sebelum 2001.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!