Keberhasilan Taliban Dikhawatirkan Menginspirasi Pemberontakan di AS
Kamis, 02 September 2021 - 15:58 WIB
John Cohen, adalah satu dari para pejabat Kantor Intelijen dan Analisis di DHS yang menyuarakan kekhawatiran tersebut.
Kekhawatirannya disampaikan melalui panggilan telekonferensi dengan penegak hukum pada hari Jumat pekan lalu yang diperolehCNN. Dalam telekonferensi ituCohen mengatakan kelompok-kelompoktersebut "membingkai kegiatan Taliban sebagai sebuah keberhasilan."
Sumber lain CNN adalah SITE Intelligence Group, sebuah LSM yang dijalankan oleh “pelacak ekstremis” profesional; Rita Katz.
Buletin mingguan SITE edisi 26 Agustus berisi satu kutipan oleh orang tak dikenal di saluran Telegram yang memuji “petani dan pria terlatih yang berjuang untuk merebut kembali bangsa mereka dari globohomo".
“Jika orang kulit putih di Barat memiliki keberanian yang sama dengan Taliban, kita tidak akan diperintah oleh orang Yahudi saat ini,” bunyi kutipan tersebut.
Joanna Mendelson, direktur asosiasi dari Anti-Defamation League's Center on Extremism, juga muncul dalam laporan CNN. Sementara ADL belum melihat ancaman kredibel yang diamati, atau mobilisasi aktivitas ekstremis online, mereka prihatin tentang retorika online saat ini.
Kekhawatirannya disampaikan melalui panggilan telekonferensi dengan penegak hukum pada hari Jumat pekan lalu yang diperolehCNN. Dalam telekonferensi ituCohen mengatakan kelompok-kelompoktersebut "membingkai kegiatan Taliban sebagai sebuah keberhasilan."
Sumber lain CNN adalah SITE Intelligence Group, sebuah LSM yang dijalankan oleh “pelacak ekstremis” profesional; Rita Katz.
Buletin mingguan SITE edisi 26 Agustus berisi satu kutipan oleh orang tak dikenal di saluran Telegram yang memuji “petani dan pria terlatih yang berjuang untuk merebut kembali bangsa mereka dari globohomo".
“Jika orang kulit putih di Barat memiliki keberanian yang sama dengan Taliban, kita tidak akan diperintah oleh orang Yahudi saat ini,” bunyi kutipan tersebut.
Joanna Mendelson, direktur asosiasi dari Anti-Defamation League's Center on Extremism, juga muncul dalam laporan CNN. Sementara ADL belum melihat ancaman kredibel yang diamati, atau mobilisasi aktivitas ekstremis online, mereka prihatin tentang retorika online saat ini.
Lihat Juga :