Rusia dan China Kerja Sama Militer, AS Hadapi 2 Kekuatan Nuklir untuk Pertama Kalinya
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 03:25 WIB
Secara khusus, Richard menyatakan bahwa China, tidak seperti AS dan Rusia, tidak dibatasi oleh perjanjian mengenai kekuatan nuklirnya.
"Rusia masih tetap menjadi ancaman dalam waktu dekat," kata Richard, yang dilansir Russia Today, Jumat (27/8/2021).
Dia menunjukkan bahwa Beijing akan segera menyusul Moskow sebagai musuh Washington yang paling cakap.
Menurutnya, baik Rusia maupun China dapat melakukan ke level kekerasan apa pun dalam suatu krisis, termasuk menggunakan senjata nuklir dengan kemampuan destruktif unik mereka.
Baca juga: Inilah 'Kubus Heisenberg', Indikasi Rezim Hitler Coba Bikin Bom Nuklir
"Rusia masih tetap menjadi ancaman dalam waktu dekat," kata Richard, yang dilansir Russia Today, Jumat (27/8/2021).
Dia menunjukkan bahwa Beijing akan segera menyusul Moskow sebagai musuh Washington yang paling cakap.
Menurutnya, baik Rusia maupun China dapat melakukan ke level kekerasan apa pun dalam suatu krisis, termasuk menggunakan senjata nuklir dengan kemampuan destruktif unik mereka.
Baca juga: Inilah 'Kubus Heisenberg', Indikasi Rezim Hitler Coba Bikin Bom Nuklir
Lihat Juga :