Bayi Afghanistan Ini Diberi Nama Kode Pesawat Evakuasi AS
Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:16 WIB
Baca juga: Taliban Tidak Izinkan Evakuasi Warga Afghanistan
"Komandan pesawat memutuskan untuk turun di ketinggian guna meningkatkan tekanan udara di pesawat, yang membantu menstabilkan dan menyelamatkan nyawa sang ibu," bunyi sebuah tweet dari akun resmi Komando Mobilitas Udara AS, mencatat bahwa personel medis dari Grup Medis ke-86 Angkatan Udara AS datang untuk membantu proses melahirkan bayi begitu pesawat itu mendarat.
"Setelah mendarat, Penerbang dari MDG ke-86 datang dan mengantarkan anak itu di ruang kargo pesawat," tulis tweet lain dari akun tersebut.
Reach dan ibunya diangkut ke fasilitas medis terdekat di mana Komando Mobilitas Udara AS melaporkan bahwa mereka dalam kondisi baik.
"Seperti yang dapat Anda bayangkan, menjadi pilot pesawat tempur Angkatan Udara, adalah impian saya untuk menyaksikan anak kecil bernama Reach tumbuh dan menjadi warga negara AS serta menerbangkan pesawat tempur Angkatan Udara Amerika Serikat di Angkatan Udara kami," canda Wolters.
Berbicara kepada CNN pada hari Senin, perawat yang melahirkan Reach mengatakan dia "mengharapkan yang terburuk, berharap yang terbaik."
"Komandan pesawat memutuskan untuk turun di ketinggian guna meningkatkan tekanan udara di pesawat, yang membantu menstabilkan dan menyelamatkan nyawa sang ibu," bunyi sebuah tweet dari akun resmi Komando Mobilitas Udara AS, mencatat bahwa personel medis dari Grup Medis ke-86 Angkatan Udara AS datang untuk membantu proses melahirkan bayi begitu pesawat itu mendarat.
"Setelah mendarat, Penerbang dari MDG ke-86 datang dan mengantarkan anak itu di ruang kargo pesawat," tulis tweet lain dari akun tersebut.
Reach dan ibunya diangkut ke fasilitas medis terdekat di mana Komando Mobilitas Udara AS melaporkan bahwa mereka dalam kondisi baik.
"Seperti yang dapat Anda bayangkan, menjadi pilot pesawat tempur Angkatan Udara, adalah impian saya untuk menyaksikan anak kecil bernama Reach tumbuh dan menjadi warga negara AS serta menerbangkan pesawat tempur Angkatan Udara Amerika Serikat di Angkatan Udara kami," canda Wolters.
Berbicara kepada CNN pada hari Senin, perawat yang melahirkan Reach mengatakan dia "mengharapkan yang terburuk, berharap yang terbaik."
Lihat Juga :