China Nyatakan Siap Bangun Hubungan Baik dengan Taliban
Senin, 16 Agustus 2021 - 23:59 WIB
Petinggi Taliban saat bertemu Menteri Luar Negeri China, Wang Yi beberapa waktu lalu. Foto/REUTERS
BEIJING - China menyatakan siap bangun hubungan baik dengan Taliban. China menjadi negara pertama yang menyatakan siap membangun hubungan dengan Taliban, setelah kelompok garis keras itu merebut kembali Afghanistan.
“Taliban telah berulang kali menyatakan harapan mereka untuk mengembangkan hubungan baik dengan China dan bahwa mereka menantikan partisipasi China dalam rekonstruksi, dan pembangunan Afghanistan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. Baca juga: Gara-gara China, Bursa Asia Dibuat Kelepekan
“Kami menyambut baik ini. China menghormati hak rakyat Afghanistan untuk secara mandiri menentukan nasib mereka sendiri dan bersedia untuk terus mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Afghanistan,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/8/2021).
Hua kemudian meminta Taliban untuk memastikan transisi kekuasaan yang mulus dan menepati janjinya untuk merundingkan pembentukan pemerintahan Islam yang terbuka dan inklusif, dan memastikan keamanan warga Afghanistan dan warga negara asing.
“Taliban telah berulang kali menyatakan harapan mereka untuk mengembangkan hubungan baik dengan China dan bahwa mereka menantikan partisipasi China dalam rekonstruksi, dan pembangunan Afghanistan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. Baca juga: Gara-gara China, Bursa Asia Dibuat Kelepekan
“Kami menyambut baik ini. China menghormati hak rakyat Afghanistan untuk secara mandiri menentukan nasib mereka sendiri dan bersedia untuk terus mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Afghanistan,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/8/2021).
Hua kemudian meminta Taliban untuk memastikan transisi kekuasaan yang mulus dan menepati janjinya untuk merundingkan pembentukan pemerintahan Islam yang terbuka dan inklusif, dan memastikan keamanan warga Afghanistan dan warga negara asing.
Lihat Juga :