Erdogan: Bergabungnya Siprus ke NATO Harus Seizin Turki

Kamis, 22 Juli 2021 - 19:34 WIB
Sementara itu, ketegangan antara Ankara dan Nicosia sendiri meningkat setelah Erdogan dan pemimpin Siprus Turki (TRNC), Ersin Tatar, secara sepihak mengubah status zona militer Varosha yang didukung PBB di Siprus.

Keputusan Erdogan dan Tatar itu memicu kritik keras dari Siprus Yunani, yang menuduh Ankara mengorganisir perampasan tanah. Baca juga: AS dan NATO Tarik Pasukan, 'Gelombang' Migrasi Afghanistan Bikin Waswas Eropa

Ankara dan pemimpin TRNC mendukung solusi dua negara untuk pulau itu, sementara Siprus Yunani mendukung federasi bizonal dan bikomunal.

Dengan partisipasi kedua belah pihak dan tiga negara penjamin yakni Turki, Yunani dan Inggris, negosiasi di bawah bimbingan PBB kadang-kadang diadakan untuk mencari solusi atas konflik tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!