Beredar Video Taliban Eksekusi 22 Pasukan Komando Afghanistan
Selasa, 13 Juli 2021 - 22:43 WIB
"Itu adalah video palsu dan potongan dari video kegiatan milisi Daesh (ISIS) bertahun-tahun lalu yang dianggap sebagai aksi yang baru-baru ini dilakukan oleh Mujahidin Imarah Islam," kata Taliban dalam pernyataannya.
Seorang juru bicara Taliban mengatakan mereka masih menahan 24 pasukan komando yang telah ditangkap di provinsi Faryab tetapi tidak memberikan bukti.
Meski begitu, pernyataan Taliban ini bertolak belakang dengan Palang Merah yang telah mengkonfirmasi jenazah 22 pasukan komando telah diambil.
Kementerian Pertahanan Afghanistan juga membantah Taliban menahan pasukan komando dan mengatakan kepada CNN bahwa mereka terbunuh.
Pasukan khusus Afghanistan berjumlah sekitar 11 ribu. Mereka dilatih langsung oleh Amerika Serikat (AS) dan mendapat perlengkapan yang lebih baik daripada unit reguler. Tapi mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup ketika Taliban meningkatkan serangan di seluruh negeri.
Sekarang tanpa dukungan udara atau pengumpulan data intelijen AS, misi mereka bahkan lebih menantang.
Gerak laju kelompok Taliban tidak terbendung seiring penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Akhir pekan lalu bahkan mereka mengklaim telah menguasai sekitar 85% wilayah Afghanistan, meski hal itu ramai-ramai dibantah oleh sejumlah pihak.
Baca juga: AS Tarik Pasukan, Taliban Klaim Kuasai 85% Afghanistan
Menurut Long War Journal, yang melacak kontrol teritorial di Afghanistan, pada 10 Juli, 212 distrik berada di bawah kendali Taliban, dengan 76 di bawah kendali pemerintah dan 119 masih diperebutkan.
Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Bantah Klaim Taliban Soal Kuasai 85% Wilayah
Seorang juru bicara Taliban mengatakan mereka masih menahan 24 pasukan komando yang telah ditangkap di provinsi Faryab tetapi tidak memberikan bukti.
Meski begitu, pernyataan Taliban ini bertolak belakang dengan Palang Merah yang telah mengkonfirmasi jenazah 22 pasukan komando telah diambil.
Kementerian Pertahanan Afghanistan juga membantah Taliban menahan pasukan komando dan mengatakan kepada CNN bahwa mereka terbunuh.
Pasukan khusus Afghanistan berjumlah sekitar 11 ribu. Mereka dilatih langsung oleh Amerika Serikat (AS) dan mendapat perlengkapan yang lebih baik daripada unit reguler. Tapi mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup ketika Taliban meningkatkan serangan di seluruh negeri.
Sekarang tanpa dukungan udara atau pengumpulan data intelijen AS, misi mereka bahkan lebih menantang.
Gerak laju kelompok Taliban tidak terbendung seiring penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Akhir pekan lalu bahkan mereka mengklaim telah menguasai sekitar 85% wilayah Afghanistan, meski hal itu ramai-ramai dibantah oleh sejumlah pihak.
Baca juga: AS Tarik Pasukan, Taliban Klaim Kuasai 85% Afghanistan
Menurut Long War Journal, yang melacak kontrol teritorial di Afghanistan, pada 10 Juli, 212 distrik berada di bawah kendali Taliban, dengan 76 di bawah kendali pemerintah dan 119 masih diperebutkan.
Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Bantah Klaim Taliban Soal Kuasai 85% Wilayah
(ian)
Lihat Juga :