AS Pertimbangkan Ledakkan Bom Nuklir, Begini Reaksi China

Rabu, 27 Mei 2020 - 03:59 WIB
AS telah melakukan total 1.032 uji coba senjata nuklir dengan yang terakhir diberi nama kode "Divider" di Nevada pada 23 September 1992.

Aktivis non-proliferasi memperingatkan bahwa rencana apa pun oleh negara kekuatan nuklir utama untuk melakukan ledakan uji coba senjata dapat memiliki konsekuensi destabilisasi yang mengarah ke perlombaan senjata baru. "Sebuah pembukaan kembali uji coba oleh AS akan menjadi undangan bagi negara-negara bersenjata nuklir lainnya untuk mengikutinya," Daryl Kimball, direktur eksekutif Asosiasi Kontrol Senjata, kepada The Washington Post.

"Itu akan menjadi senjata awal bagi perlombaan senjata nuklir yang belum pernah terjadi sebelumnya. Anda juga akan mengganggu negosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang mungkin tidak lagi merasa terdorong untuk menghormati moratorium uji coba senjata nuklir," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!